DDII: Akan Datang Para Da’i Ajak ke Neraka

warnaislam.com — Dewan Dakwah Isamiyah Indonesia (DDII) mengaku prihatin atas masifnya gerakan sekular-liberal. Sebab, mereka ini mengaku Muslim, tapi sangat anti terhadap akidah dan syari’ah Islam. Selain itu, kini juga menjamur kelompok-kelompok pengajian yang jauh dari semangat mengajak umat untuk berdakwah.

“Mereka mengaku sama dengan kita (mengaku sebagai Muslim). Akan datang da’i-dai yang mengajak kepada neraka,” ujar Ketua DDII Ustadz Syuhada Bahri sembari menyitir sebuah hadis tentang tabiat para da’i.

Menurutnya, dakwah para da’i sekular-liberal itu relatif berhasil, karena mendapat dukungan dari media massa. Sedangkan kalangan umat Islam yang mengoreksi kekeliruan mereka dituduh fundamentalis, Islam garis keras atau cap lainnya. “Didukung media, mereka dianggap Islam moderat dan pendakwah yang sejuk. Padahal mereka itu adalah kelompok sekular dan transenden,” papar Syuhada.

Karena itu, katanya, umat Islam mesti sadar dan menyiapkan diri masing-masing untuk menghadapi mereka. Perjuangan Islam tidak boleh tergandaikan dengan alasan apapun. “Kita perlu mencontoh orang tua-orang tua kita yang tetap istiqamah dalam jalan dakwah, mereka tidak menjual ideologi Islam dengan kepentingan apapun,” tuturnya semangat.

Ayah dua belas anak ini menegaskan, tantangan dakwah saat ini semakin berat dibanding dengan masa orang tua kita. “Pada dasarnya subtansi atau hakekatnya sama.Cuma kemampuan kita dengan mereka tidak sama. Misalnya, kalau dulu Pak Natsir (Mohammad Natsir, red) bisa menyelesaikan satu masalah dalam sehari, tapi kita tidak mampu,”imbuhnya. (www.warnaislam.com).*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: