‘Pusdai Harus Kaji Isu Islam Aktual dan Bina Mualaf’

Yogi/Pusdai).*

HR Nuriana bersama Ketua Yayasan Darma Asri H. Dedem Ruchlia di depan Prasasti Pusdai. (Foto: Yogi/Pusdai).*

PUSDAI harus menjadi tempat dialog umat guna membahas berbagai isu aktual keislaman dan keumatan. Selain itu, Pusdai juga hendaknya memrogram pembinaan para mualaf yang selama cenderung terabaikan umat Islam.

Demikian dikemukakan mantan Gubernur Jabar HR Nuriana dalam sambutannya pada acara silaturahmi pengurus dan karyawan Yayasan Darma Asri (Pusdai, Bale Asri, Masjid At-Ta’awun) di Ruang Multimedia Pusdai Jabar, Selasa (14/10/2008). Ia hadir dalam kapasitasnya sebagai sesepuh Jabar dan salah seorang pendiri Pusdai Jabar, sekaligus meresmikan prasasti pendirian Pusdai tahun 1997 silam.

Dua hal tersebut, yakni kajian Islam aktual dan pembinaan mualaf, diharapkan Nuriana menjadi bagian dari program unggulan Pusdai Jabar. Nuriana juga menceritakan sejarah pendirian Pusdai, termasuk soal nama Pusdai sendiri. Semula, namanya adalah Islamic Centre, namun dirasa kurang pas dan terlalu umum. “Saya lalu usulkan nama Pusat Dakwah Islam, disingkat Pusdai, bukan PDI nanti mirip partai,” ujar Nuriana.

Soal pembinaan mualaf, Nuriana mengatakan, selama ini banyak pihak yang menyuarakan penentangan terhadap pemurtadan. “Namun orang-orang yang masuk Islam malah diantep (dibiarkan tak terbina),” ujarnya.*

Yogi/Pusdai).*

Pimpinan, pengurus, dan karyawan Yayasan Darma Asri. (Foto: Yogi/Pusdai).*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: