Badan Amil Zakat Harus Introspeksi Diri

MENTERI Agama Maftuh Basuni menilai, musibah pembagian zakat di Pasuruan diakibatkan karena kurang percayanya masyarakat terhadap lembaga amil zakat yang ada. “Di samping banyaknya keinginan dari muzzaki untuk memberikan zakat secara langsung kepada yang berhak,” katanya. “Karena itulah hari ini ke depan, kami sudah memerintahkan kepada Kakanwil untuk bisa mensosialisasikan itu, di samping kita dapat membuktikan kepada amil zakat itu untuk membuktikan bahwa dirinya dapat dipercaya,” ujarnya.

Terkait dengan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat, Menag mengakui, memang bukan hal yang dapat dipaksakan. Namun, lembaga amil zakat perlu melakukan introskpeksi diri, untuk menunjukkan bahwa pihaknya dapat mengelola zakat secara transparan dan profesional. “Oleh karena itu kita sedang mengupayakan supaya zakat ini dapat dikoordinasikan sebaik-baiknya. Organisasi masih banyak seliweran gak karu-karuan, mudah-mudahan kejadian ini memacu kita kearah yang lebih baik,” ungkapnya.

Menag menyarankan, kepada pemberi zakat (muzzaki) secara langsung agar dapat membagikan zakatnya dengan tertib menggunakan kupon-kupon yang diberikan kepada mustahik yang ditunjuk, dan koordinasikan dengan aparat keamanan terkait. Ia mengakui, potensi zakat yang ada di tanah air sangat besar apabila dikelola secara baik, dengan begitu tidak perlu berhutang kepada luar negeri.

Pakar ekonomi Islam Dr. H. Muhammad Syafi’i Antonio, M. Ec, mengatakan, ada tujuh mudharat pendistribusian zakat secara langsung antara mustahiq (penerima zakat) dan muzakki (pemberi zakat). Di antaranya adalah adanya parade kemiskinan. Yakni dengan menunjukkan mana si kaya dan si miskin. Juga menunjukkan tak adanya lack of data base (tidak adanya data).  [hidayatullah.com].*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: