Tetangga Ikut Aliran Sesat. Harus Bagaimana?

[Konsultasi Islam via SMS 081320746635. Dimuat di Buletin USWAH Pusdai Jabar yang terbit tiap Jumat].

Bagaimana sikap kita jika ada tetangga yang mengikuti aliran sesat. Wass 08112282xxx

Adanya perbedaan pemahaman tentang definisi aliran tersebut mengakibatkan kebingungan masyarakat dalam menentukan keyakinan sekaligus mensikapi aliran tersebut. Dalam kontek dakwah, selama ada ajaran yang dianggap menyimpang (mungkar) dari aqidah Islam maka wajib untuk dicegah. Di dalam al-Qur’an (an-Nahl:125) ada pendekatan metode dakwah yang harus dilakukan termasuk mengahadapi aliran tersebut. Metode tersebut adalah dengan cara hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Pendekatan metode tersebut lebih efektif ketimbang dengan cara anarkis. Wallahu ‘alam bissawab!.

Kenapa dalam Islam Banyak Aliran yang diaggap menyimpang (”Sesat”)? Wass. 081394634xxx

Banyak faktor yang menyebabkan perbedaan pemahaman atau penafsiran terhadap sumber ajaran Islam. Diantaranya, pertama, perbedaan pengambilan dalil dan metode dalam menentukan ketentuan hukum (al-istimbat al-hukum) jelas akan mengakibatkan perbedaan dalam pengamalan ajaran. Kedua, Pengambilan dalil yang sama tapi metode yang berbeda juga akan terjadi perbedaan pemahamn atau penafsiran. Dan ketiga, Dalilnya beda walau metodenya sama, maka akan terjadi perbedaan pula. Faktor-fator tersebut merupakan embrio adanya perbedaan penafsiran yang akan berpengaruh pada prilaku ajaran termasuk ajaran yang dianggap menyimpang karena terlalu liar (bebas) dalam menafsirkan atau penggunaan metode yang tidak sesuai kesepakatan ulama (ahli ushul).Wallahu a’lam.*

Apakah Hadis Qudsi itu? Apakah ada perbedaannya dengan hadis yang lain? Wass. 08882370xxx

Hadist qudsi adalah isyarat atau pesan yang datang secara langsung dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW, kemudian Rasul meredaksikan atau membuat lafadznnya. Adapun hadis yang lain adalah khabar atau berita berupa prilku, perkataan, dan taqrir Rasulullah SAW.

Saya mau tanya, apakah shalat istighotsah dilakukan sendirian apakah itu sah, atau dikabulkan permintaanya?. Mohon penjelasan trima kasih 081546553XXX

Dalam istighosah tidak ada pelaksanaan sholat. Istighotsah merupakan prosesi do’a (permohonan) dari hamba Allah kepada Kholiqnya yaitu memohon pertolongan dari situasi dan kondisi yang sangat berat dan sulit (mencekam). Situasi dan kondisi tersebut tidak bisa digeneralisir menurut ukuran tertentu, karena berat dan sulitnya situasi dan kondisi tersebut dapat diukur menurut kapasitas pribadinya. Oleh karena itu, kita harus mengetahui situasi dan kondisi seperti apa harus melakukan istighosah. Istighosah bisa dilakukan oleh seorang diri atau kelompok dengan mengucapkan kalimat-kalimat asmaul husna atau dzikir. Wallauhu a’lam.

Ada tiga pertanyaan, dalam Al-Quran, surat dan ayat berapa yang menerangkan tentang: manusia ciptaan Allah, manusia sama derajatnya, dan manusia saling menghormati. Dari 08565996xxx

Surat dan ayat yang menerangkan tentang manusia adalah ciptaan Allah, di antaranya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.” (QS. Shaad :71);  Surat Shaad ayat 75 : “Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, maka merekapun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.(QS. Al-Araaf:11):

Surat dan ayat yang menerangkan tentang manusia sama derajatnya, di antaranya: “Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.(QS. An-am: 132); “Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan” (QS. Al-Qaaf : 19).

Tetapi dalam surat yang lain, diterangkan bahwa derajat manusia disisi Allah itu bisa berbeda-beda sesuai dengan keiman dan ketakwaanya kepada Allah. Seperti, ”Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan (QS.At-taubah : 20); “Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan” (QS. Az-Zuhruf:32):

Surat dan ayat yang menerangkan tentang manusia saling menghormati, di antaranya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS.An-Nisa:36).*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: